melihat-lahan-kentang

Koleksi Foto Tanam Kentang dari Awal Sampai Panen


Koleksi foto tanam kentang terbaru kemarin akhirnya saya kumpulkan dalam sebuah folder terpisah dan ingin saya share pada tulisan ini. Koleksi foto proses tanam kentang dari awal sampai panen yang dilakukan kemarin ini saya ambil setiap kali saya mendatangi lokasi untuk melihat perkembangannya.

BERTAMU

Dimulai dari proses negosiasi dengan pemilik lahan yang kebetulan 4 bulan lalu memutuskan untuk menyewakan lahannya kepada kami yang berniat menanam kentang di wilayah Garung, Dieng. Seperti kebiasaan di sana dimana  kita bertamu bukan di ruang tamu namun akan langsung menuju ke pawon (dapur). Disinilah letak keasyikan dan keunikannya, dengan menghidupkan tungku pembakaran yang diisi dengan kayu kering yang dibakar dan kita berkeliling mengelilingi perapian ini sambil berbicara santai namun dengan topik yang pasti.

Tidak semua orang berkesempatan mengalami hal ini, saya yakin turis dari manca negara sana bersedia bayar lebih untuk merasakan hal seperti ini.

kentang-dieng-pawon

Dieng, bertamu di pawon

MELIHAT LOKASI

Setelah selesai deal (kesepakatan) tahap awal dengan pemilik lahan, selanjutnya adalah melihat secara langsung lokasinya, hal ini perlu dilakukan karena kita perlu memastikan lahan yang akan digunakan memiliki sumber air dan lokasinya mudah dijangkau. Hal lain yang menjadi pertimbangan penting adalah sejarah keberhasilan lahan, dengan mempertimbangkan hal tersebut maka bisa dipastikan sumber air yang ada tetap mengalir saat musim hujan dan kemarau serta kualitas tanahnya cukup kondusif untuk menanam kentang.

melihat-lahan-kentang

Memantau Lahan Kentang

Gambar di atas diambil dari tepi jalan raya Dieng – Batur untuk memantau dari jauh lokasi lahan yang akan dipakai. Dan lokasi yang kita lihat masih masuk melalui jalan setapak sejauh 1 km di tepi lereng gunung Jampang (saat mulai tanam 4 bulan lalu jalan setapak ke lahan belum bisa dilalui motor). Disekitar Gunung Jampang ini juga terdapat lokasi wisata yang cukup eksotik yaitu Danau Dringo.

lahan-kentang-batur-jampang

KEBUTUHAN DANA

Dari hasil survey lahan yang telah dilakukan dan kesepakan jenis sewa lahan, maka akan dilanjutkan dengan penentuan jumlah dana yang harus dialokasikan dari awal persiapan lahan sampai dengan proses panen menuju gudang. Kebutuhan dana ini menyangkut banyak hal, seperti dana untuk :

  • Kebutuhan pokok menanam
    1. Bibit kentang
    2. Pupuk dan obat tanaman
    3. Peralatan siram dan instalasi air semprot
    4. Mulsa (jika diperlukan)
    5. lainnya.
  • Sumber daya manusia
    1. Penggarap persiapan lahan
    2. Tim pembawa pupuk dan bibit ke lahan
    3. Petani yang akan menanam
    4. Penjaga lahan termasuk petani semprot obat dan air saat diperlukan,
    5. Petani untuk proses panen
    6. Pengangkut hasil panen ke gudang
  • Biaya lain-lain, seperti
    1. Gaji pengawas lahan
    2. Konsumsi
    3. Rokok
    4. dll

PENENTUAN WAKTU TANAM

Menentukan waktu tanam juga menjadi pertimbangan kami, kenapa ?

Jawabannya cukup banyak, bukan semata-mata tentang cuaca namun termasuk hal lainnya, lihat artikel saya di strategi petani modern dan hal ini merupakan bagian dari strategi bisnis tanam kentang yang telah kami mulai sejak beberapa tahun lalu.

MULAI TANAM KENTANG

Sangat banyak yang perlu dipersiapkan dalam budidaya kentang, karena persiapan yang matang akan sangat berpengaruh besar terhadap tingkat keberhasilan tanam kentang. Salah satu yang terpenting di proses awal budidaya kentang adalah pemilihan bibit. Tentu saja selain jenis bibitnya kita juga perlu mempertimbangkan indukan bibit yang sebelumnya telah menghasilkan buah kentang yang berkualitas. Salah memilih bibit bisa dipastikan akan berpengaruh dengan kualitas kentang yang dihasilkan atau yang terburuk adalah gagal total.

Infrastruktur budidaya tanam kentang juga perlu dipersiapkan secara lengkap, seperti :

  1. instalasi air yang digunakan yang menghubungkan sumber air dengan bak penampungan air (kolam air)
  2. instalasi air dari sumber air tersebut ke lahan menggunakan pralon dan selang yang ujungnya diberi spinner  agar penyiraman air dapat lebih merata.
  3. Mesin pompa air merupakan hal penting yang tidak bisa dilupakan.
  4. Gubug jaga, dll

instalasi-air-pertanian

Note : Dengan tersedianya instalasi saluran air, bukan saja memudahkan proses penyiraman namun juga meng-antisipasi masalah yang timbul akibat EMBUN UPAS mengingat suhu di wilayah Dieng ini sering kali berada di bawah 0 derajat C yang dapat merusak tanaman.

PROSES PERAWATAN TANAMAN

Selain pemilihan bibit yang baik (terbaik), perawatan tanaman juga berpengaruh besar pada pertumbuhan tanaman pada budidaya kentang. Seringkali tanaman kentang yang tidak dirawat dengan baik menghasilkan buah (sayur) kentang yang kurang berkualitas, bahkan yang terburuk tanaman dapat mati sebelum saat panen.

Tentu hal seperti ini tidak dikehendaki oleh siapapun yang menanam kentang atau berinvestasi di budidaya kentang. Masih untung jika tanaman mati ketika sudah melewati usia tanam 60 hari, setidaknya sudah ada kentang yang bisa di panen walau hasilnya pasti tidak baik, namun bagaimana jika mati sebelumnya ? tentu tidak ada kentang yang bisa dipanen dan semua biaya yang sudah dikeluarkan akan hilang begitu saja. #zonk

kentang-60-hari

MASA PANEN KENTANG

Ketika tanaman kentang sudah mencapai usia 90 -100 hari maka panen sudah siap dilakukan. Panen dilakukan menggunakan 3 kelompok pekerja panen, yaitu :

  1. petani setempat yang biasa melakukan panen,
  2. petugas yang mengumpulkan hasil panen ke dalam karung (atau tempat lainnya), dan
  3. perlu disiapkan tenaga pengangkut hasil panen ke gudang.

Jika lahan berada jauh di lereng gunung dan tidak dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua (motor) maka biasanya pengangkut hasil panen ini akan mengangkut dengan cara dipikul dari lahan ke pinggir jalan, selanjutnya akan dibawa dengan kendaraan menuju ke gudang.

Proses panennya dilakukan secara manual menggunakan tangan dan dilakukan berlajur mengikuti lajur tanam dan dikumpulkan menjadi satu deret setiap beberapa lajur.

panen-kentang

Setelah tim panen melakukan panen dan mengumpulkannya pada beberpa jalur, maka petugas yang memasukkan ke dalam karung akan sekaligus memisahkan (setidaknya) menjadi 2 kelompok, yaitu :

  1. Kelompok kentang sayur
  2. Kelompok calon bibit (rindil)

Dan selanjutnya akan di angkut oleh petugas angkut untuk di bawa ke gudang.

mengangkut-hasil-panen-kentang

KESENANGAN TERSENDIRI

Jika membayangkan betapa beratnya proses yang dilakukan, memang sesungguhnya petani melakukan banyak sekali proses yang sebagian besar adalah berat. Namun mulai dari proses persiapan lahan, penanaman, perawatan dan panen dilakukan dengan suasana penuh kegembiraan (jika hasil panen sesuai yang diharapkan tentunya).

istirahat-saat-panen-kentang

Sebenarnya masih banyak hal yang bisa diceritakan dan masih banyak gambar maupun video yang bisa di lampirkan pada tulisan ini, namun rasanya sudah terlalu panjang, untuk itulah tulisan tentang proses tanam kentang sampai panen kentang ini saya akhiri pada gambar ini.

Maju terus pertanian Indonesia.

Tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s