INSTALL MODUL OPENCART


Awalnya akan saya tulis dari proses installasi awal, tapi kayaknya akan terlalu lama menulisnya jadi saya lewati saja setelah proses installasi opencartnya selesai, baik di localhost ataupun sudah langsung di hosting (online), prinsipnya sama saja, yang beda adalah proses uploadnya yang mesti menggunakan spanel ataupun aplikasi uploader, misalnya filezilla (bias di download gratis).

Setelah proses Installasi selesai kita kan menjumpai tampilan standar/bawaan opencart seperti ini.

gbr-2

Dan tampilan sisi administrator standarnya :

wpid-gbr-1.jpg

Apa yang harus dilakukan setelah itu ?

Umumnya seorang webmaster yang menggunakan opencart akan mempersiapkan hal-hal berikut :

  1. Template design, ini disesuaikan dengan selera masing-masing dan saya sarankan yang “responsive” agar kelak jika dilihat menggunakan Gadget/Ponsel tampilannya tetap OK.
  2. Modul-modul
  3. Perencanaan SEO (Search Engines Optimizer) ,dsb

Katakan lah template bawaan opencart sudah cukup, maka kita bias memulai meng-upload modul-modul yang sudah kita persiapkan sebelumnya.

Kali ini saya akan menulis tentang bagaimana cara upload modul opencart ke dalam website kita, dan karena modul yang saya buat sebelumnya adalah Shipping JNE, maka saya akan membuat contoh dengan hal itu.

Catatan :

Perlu diketahui bahwa opencart ini saya anggap paling mudah pembuatan coding modulnya karena kita hanya tinggal membuat modul dan kemudian pengguna modul akan meng-copy         pastekan satu persatu ke dalam website, jadi kita tidak perlu membuat coding modul untuk proses auto installer, namun hal ini pulalah yang bagi pengguna baru akan terasa merepotkan, karena umumnya CMS adalah copy dan install.

MODUL  JNE

O…iya mengingat JNE menggunakan kecamatan sebagai dasar perhitungannya, maka database kecamatan sudah harus dipersiapkan terlebih dahulu, dan agar pengguna tidak melakukan kesalahan, maka pengguna kita arahkan untuk melakukan “pilih kecamatan” menggunakan select/dropdown.

Modul ini sudah ada yang buat sebelumnya, dan ini dibuat oleh Pijar online dan harus menggunakan VQmod, sementara tidak semua hosting “bisa” menggunakan VQmod, jadi saya modif sedikit untuk  yang tidak menggunakan VQmod.

So…kita tinggalkan dulu modul JNE dan kita beralik ke modul select City sebagai syarat menjalankan modul JNE yang saya buat.

MODUL SELECT CITY

wpid-gbr-3.jpg

Gambar di atas untuk yang di localhost, sebelah kiri adalah modulnya dan sebelah kanan adalah website (opencart) kita, dengan menggunakan di explorer.

wpid-gbr-4.jpg

Gambar diatas adalah untuk yang sudah di hosting dan menggunakan saran Fillezilla untuk uploader nya.

Hal yang harus kita lakukan adalah, meng-copy dan paste satu-persatu ke masing-masing folder di kanan dari folder di kiri, dan diletakkan di nama folder yang sama. Inilah yang sering rancu bagi pengguna baru Opencart , karena banyak yang mengira mereka akan copy semua, terus tinggal install layaknya CMS lainnya.

Contohnya sebagai berikut :

wpid-gbr-5.jpg

Demikian pula jika kita menggunakan fillezilla untuk uploader nya. Kita harus meng-copy satu persatu setiap file dari modul ke website kita (kanan) dan harus sesuai dengan folder masing-masing.

Untuk sementara hal ini dulu yang saya tulis, mengingat waktu yang sudah cukup malam.

Akan saya lanjutkan lagi nanti, namun ada pekerjaan untuk pengiriman besok yang harus saya rekap malam ini. Thx.

=================

Saya lanjut lagi tulisan ini….

Setelah kita copy satu persatu semua file select city-nya, sekarang saatnya me-raplece file2 pengganti VQmod.

Dengan cara yang sama, kita buka file2 dengan explorer kanan kiri dan me-replace file2 dari dan ke pada folder yang sama., lakukan satu-persatu agar tidak terjadi salah replace file.

Setelah semua file di replace, buka Administrator web Anda.

Administrator –> System –> Users –> User Group , kemudian ikuti seperti gambar berikut.

opencart-administrator

opencart-administrator

opencart-administrator

Tandadi “localisation/city” pada Access Permission dan  Modify Permission kemudian Simpan.

Dan hasilnya bisa dilihat seperti gambar berikut ini :

opencart-administration

opencart-administration

Selamat, sampai disini Anda telah berhasil menambahkan modul “Select City”.

Sekarang saatnya kita memasang modul “Shipping”, dan kebetulan yang saya buat adalah JNE dan POS sesuai rule/aturan JNE dan POS saat ini (ditulis tgl 2 Jan 2014).

MODUL POS & JNE

Sama dengan cara penambahan modul “select City” yang saya tulis diatas, kita akan meng-copy pastekan masing-masing file ke dalam folder yang sesuai di website kita, lakukan satu persatu secara rapi agar tidak ada file yang salah copy atau salah tempat pastenya.

Gunakan Explorer bagi yang masih di localhost atau gunakan Spanel / fillezilla atau uploader yang biasa Anda gunakan untuk yang sudah di hosting (online).

Anggap saja proses Copy & paste sudah selesai, dan kita lihat proses nya di Administrator Opencart kita.

Catatan : Modul ini saya kembangkan sendiri, dan tidak memerlukan VQmod serta tidak ada file yang perlu di replace.

Opencart JNE - POS

Opencart JNE - POS

Setelah kita pastikan modul JNE & POS ada, saatnya kita install dengan klik Install pada bagian kanan dan akan muncul tombol “Edit” di samping install.

Untuk memulai proses isi data JNE, silahkan klik tombol “Edit” tersebut dan akan muncul tampilan sebagai berikut.

Opencart JNE - POS

PERTANYAAN YANG SERING DITANYAKAN :

Tanya : Benar ngga modul JNE dan POS Indonesia nya compatible dengan Opencart 1.5.6 ?

Jawab : Modul ini saya buat dengan Opencart 1.5.5.1 dan saya pakai di website saya sendiri di 1.5.6 dan running smooth.

Dan gambar di atas adalah contoh penerapan modul JNE dan POS ini di Opencart 1.5.6 (localhost for tutorial create at 2 januari 2014).

Catatan : Seperti tulisan lainnya di blog ini biasanya berawal dari permintaan seseorang (tidak bisa sebut nama) yang minta di bikinkan tutorialnya kepada saya.

Just share … go Enterpreunership.:D

Thx.

Advertisements

4 thoughts on “INSTALL MODUL OPENCART

    • Nikorudy says:

      Hehe…. iya maaf banget , tp saat ini sedang saya pakai kembali di web yang saya develop baru …. dan ternyata masih bisa di opencart 1.5.6.4 . Belum dicoba di opencart 2.0.1.1 , hosting ane ngga support mySql nya … dan parahnya … ngga support VQmod … hemm kerja keras edit dan replace bbrp php & tpl . Untungnya SEO URL teratasi dengan edit dikit di file php.ini

      http://sentraorganik.com/kesehatan-tubuh/berat-badan

    • Nikorudy says:

      Setiap modul opencart pasti dibuat per folder, kita meng-copy pastekan setiap file pada folder yang sesuai. Di opencart tidak sistem klik -> next -> next.

      Setelah semua di pastekan pada masing-masing folder, baru kita jalankan di sisi administratornya.

      Semoga jawaban singkat ini membantu gan..

      Thx sudah berkunjung.

Tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s