Contoh Draft AD/ART Koperasi Bagian 8 (Bab 14 – 16)


BAB XIV

PERMODALAN

Pasal 33

1. Koperasi mempunyai modal sendiri dan modal pinjaman.

a. Modal sendiri dapat berasal dari Simpanan Pokok, Simpanan Wajib, Simpanan Sukarela, Cadangan dan Hibah.
b. Modal pinjaman dapat berasal dari anggota,Koperasi lainnya dan sumber-sumber lain yang sah.

2. Rapat anggota menetapkan jumlah setinggi-tingginya yang dapat dipergunakan sebagai uang kas dan kelebihannya dengan segera harus disimpan atas nama Koperasi pada Koperasi Pusatnya, Bank Umum Kopeasi, Bank Pemerintah atau Bank lainnya.
3. Simpanan sebagaimana diatur dalam ayat (2) di atas, penyimpanannya dilakukan dan ditanda tangani sekurang-kurangnya 2 (dua) orang anggota Pengurus dan/atau pegawai yang ditunjuk Pengurus untuk melaksanakannya diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
4. Uang kelebihan yang disimpan itu hanya dapat diminta kembali dengan bukti pengambilan yang ditandatangani oleh sekurang-kurangnya 2 (dua) orang anggota Pengurus atau oleh pegawai yang ditunjuk Pengurus untuk pelaksanannya diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
5. Koperasi dapat melaksanakan pemupukan modal yang berasal dari modal penyertaan yang diatur dengan peraturan Pemerintah.

BAB XV

SIMPANAN ANGGOTA

Pasal 34

1.  Setiap anggota harus menyimpan atas namanya pada Koperasi berupa Simpanan Pokok sejumlah Rp. ……………… ,- yang pada waktu keanggotaan berakhir merupakan suatu tagihan atas Koperasi sebesar jumlah tadi, jika perlu dikurangi dengan bagian tanggungan kerugian.
2. Uang Simpanan Pokok harus dibayar sekaligus, akan tetapi Pengurus dapat mengijinkan anggota untuk membayarnya dalam sebanyak-banyaknya….…kali angsuran bulanan.
3. Tiap anggota yang akan mengangsur Simpanan Pokok harus menyatakan kesanggupannya itu secara tertulis.
4. Tiap anggota diwajibkan untuk membayar Simpanan Wajib atas namanya pada Koperasi sebagai mana ditetapkan dalam Anggaran Rumah Tangga /Peraturan Khusus.

Pasal 35

1. Uang Simpanan Pokok tidak dapat diambil selama yang bersangkutan masih menjadi anggota.
2. Uang Simpanana Wajib tidak dapat diambil selama yang bersangkutan masih menjadi anggota.
3. Uang Simpanan Sukarela yang merupakan Deposito dapat diminta kembali menurut Peraturan Khusus atau perjanjian dan merupakan giro dapat diminta setiap waktu.
4. Uang Simpanan Sukarela yang karena anggota mendapat bantuan modal dari proyek dan mereka wajib menabung di koperasi, maka simpanan sukarela ini tidak dapat diambil karena Simpanan itu masuk Simpanan Wajib Tabung / S W T dan merupakan modal kapitalis anggota sehingga tidak boleh diambil.
5. Jika diperlukan, Koperasi dapat melakukan Simpanan Khusus yang diatur dalam Anggaran Rumah Tangga/Peraturan Khusus.

Pasal 36

Apabila keanggotaan berakhir menurut pasal 6 huruf :
a. Uang simpanan pokok dan simpanan wajib, setelah dipotong dengan bagian tanggungan yang ditetapkan, dikembalikan kepada yang berhak dengan segera dan selambat-lambatnya satu bulan kemudian.
b. Dan c.Uang simpanan pokok dan uang simpanan wajib setelah dipotong dengan bagian tanggungan yang ditetapkan, dikembalikan kepada bekas-bekas anggota dalam waktu satu bulan sesudah Rapat Anggota Tahunan yang akan datang.
c. Uang simpanan pokok menjadi kekayaan Koperasi dan pengembalian uang simpanan, wajib diserahkan kepada keputusan Rapat Anggota dengan memepertimbangkan kesalahan anggota yang mengakibatkan pemecatan.

BAB XVI

SHU (SISA HASIL USAHA)

Pasal 37

1. Sisa Hasil Usaha Koperasi merupakan pendapatan Koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan penyusutan dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan.
2. Sisa Hasil Usaha dibagi sebagai berikut :

a. Jasa Pengurus : ……….  (sekitar = 10 %)
b. Dana Cadangan : ……….  (sekitar =  10 %)
c. Dana Sosial : ……….  (sekitar = 5 %)
d. Dana Pendidikan : ……….  (sekitar = 2 %)
e. Dana Pemb.Kop : ……….  (sekitar = 3 %)
f. Jasa Simpanan : ……….  (sekitar = 70 %)
g. Dana Kesejahteraan pegawai : ……….  (sekitar = 0 %)
h. Dana Audit : ……….  (sekitar = 0 %)

_____________________________________
Jumlah : 100 %

3. Penggunaan Dana Pendidikan Koperasi, Dana Pembangunan Koperasi, dan Dana Sosial diatur dalam Anggaran Rumah Tangga sesuai dengan Keputusan Rapat Anggota

Pasal 38

1. Dana cadangan adalah kekayaan Koperasi yang diperoleh dari penyisihan Sisa Hasil Usaha, yang dimaksudkan untuk memupuk modal sendiri dan untuk menutup kerugian Koperasi bila diperlukan, sehingga tidak boleh dibagikan kepada anggota.
2. Rapat Anggota memutuskan untuk mempergunakan paling tinggi 75% (tujuh puluh lima persen) dari jumlah seluruh cadangan untuk pemupukan modal sendiri.
3. Sekurang-kurangnya 25% dari dana cadangan harus disimpan atau didepositokan terutama pada Bank Pemerintah.

=========================================================

Anda dapat melihat tulisan lanjutan Contoh Draft AD/ART Koperasi di :

========================================================

Artikle Lain Tentang Koperasi :

========================================================

Anda dapat mendowload ADA/RT Koperasi secara lengkap dalam format Ms Word ADART – Koperasi .

 

Advertisements

Tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s