Logo Koperasi

Contoh Draft AD/ART Koperasi Bagian 7 (Bab 10 – 13)


BAB X
MANAGER

Pasal 25
1. Koperasi mengangkat Manager
2. Manager diangkat dan diberhentikan oleh pengurus dengan perstujuan Rapat Anggota dan beranggung jawab kepada pengurus.
3. Manager diberi wewenang dan kuasa untuk mengelola kegiatan usaha yang diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga atau peraturan khusus.
4. Pengelolaan oleh manager tidak mengurangi tanggung jawab Pengurus sebagai mana ditentukan dalam pasal 13 ayat (1) Anggaran Dasar ini.
5. Hubungan antara Manager dan Pengurus diatur dalam kontrak kerja yang merupakan hubungan kerja atas dasar hukum perikatan .

Pasal 26
1. Tugas Manager :

a. Mengusulkan kepada Pengurus tentang pengangkatan, pemberhentian, promosi karyawan / pegawai sesuai keperluan dan kemampuan Koperasi.
b. Melakukan bimbingan dan pengawasan intern atas pelaksanaan pekerjaan yang dipercayakan kepada para karyawan.
c. Mengkoordinir penyusunan rencana kerja dan anggaran masing-masing unit usaha yang berada dibawah tanggung jawabnya dan mengajukan usulan rencana kerja dan anggaran yang dimaksud kepada Pengurus.
d. Melaksanakan tugas-tugas bidang usaha sesuai rencana kerja dan anggaran yang dilimpahkan wewenangnya berdasarkan persetujuan Rapat Anggota atas pengarahan dan penggarisan yang diberikan Pengurus.

2. Kewajiban Manager :

a. Memperhatikan setiap ketentuan atas peraturan yang berhubungan dengan pengelolaan usaha.
b. Mengadakan pertemuan secara berkala antar karyawan, Kepala bidang /unit dengan Pengurus.
c. Menyelenggarakan administrasi usaha Koperasi secara teratur dan tertulis sesuai petunjuk.
d. Membuat laporan secara periodik.

Pasal 27
1. Hak Manager :

a. Mendapatkan kepastian waktu bekerja atau masa jabatan yang diatur dalam Surat Perjanjian antara Pengurus dan Manager.
b. Mendapatkan penghasilan /gaji yang layak.
c. Mengikuti pendidikan, baik yang diadakan oleh pengurus maupun Gerakan Koperasi atau lembaga lainnya.
d. Mengajukan pembelaan diri ataas tindakan-tindakan yang ditujukan kepadanya.

2. Wewenang Manager :

a. Atas persetujuan dari Pengurus menandatangani Surat-surat berhubungan dengan Bank dan mensahkan pengeluaran-pengeluaran sejumlah uang atau barang tertentu.
b. Dibantu oleh staf adminstrasi keuangan menyelenggarakan administrasi uang dan barang dengan tertib dan teratur serta mengambil langkah-langkah pengamanan terhadap uang dan barang yang keluar masuk untuk menghindarkan kerugian Kopersi.

3. Tanggung jawab Manager :

a. Bertanggung jawab penuh kepada Pengurus atas semua tugas dan wewenang yang dilimpahkan kepadanya.
b. Bertanggung jawab secara penuh atas kerugian yang disebabkan oleh kelalaian atau kerugian yang disebabkan oleh kegiatan yang tidak digariskan oleh pengurus.

4. Manager berhenti menjabat ketika :

a. Meninggal dunia
b. Atas permintaan sendiri.
c. Masa jabatan habis sesuai kontrak.
d. Diberhentikan oleh Pengurus karena tidak memenuhi lagi persyaratan sebagai Manager.
e. Dipecat oleh Pengurus karena mencemarkan nama baik Koperasi dan melakukan penyimpangan-penyimpangan dari ketentuan yang berlaku.

5. Hal-hal yang belum diatur mengenai Manager dalam Anggaran Dasar ini akan diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga atau Peraturan Khusus.

Pasal 28
1. Untuk pengelolaan simpan pinjam pengurus wajib mengangakat Manager Unit simpan pinjam yang tidak merangkap jabatan eksekutif lainnya.
2. Pengelolaan unit simpan pinjam oleh Manager harus terpisah dengan unit usaha yang lainnya.

BAB XI
PEMBINAAN

Pasal 29
1. Pembinaan koperasi merupakan wewenang dan tanggung jawab Pemerintah.
2. Pemerintah menciptakan dan mengembangkan iklim dan kondisi yang mendorong pertumbuhan dan pemasyarakatan Koperasi.
3. Pemeintah memberikan bimbingan kemudahan dan perlindungan kepada Koperasi.
4. Dalam pelaksanaannya pemerintah melimpahkan wewenang tersebut kepada Menteri yang membidangi Koperasi.

BAB XII
PEMBUKUAN

Pasal 30
1. Koperasi wajib menyelenggarakan pembukuan tentang perusahaan menurut contoh yang ditetapkan atau disetujui oleh pejabat atau menurut Standar Akutansi Indonesia.
2. Tahun buku perusahaan Koperasi berjalan 1 Januari sampai 31 Desember.
3. Koperasi wajib pada setiap tutup tahun buku mengadakan perhitungan keuangan, neraca dan perhitungan rugi/laba yang dipertanggung jawabkan pada saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagaimana pasal 18 ayat (1).

BAB XIII
AUDIT

Pasal 31
1. Koperasi berkewajian setiap tahun sekali mengadakan audit atas dirinya.
2. Koperasi dalam pelaksanaan audit menggunakan jasa audit oleh Koperasi Jasa Audit atau kantor Akuntan Publik yang ditunjuk setiap tahunnya sebelum Rapat Anggota Tahunan tahun buku yang berikutnya.
3. Biaya pelaksanaan audit dianggarkan dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi dan atau pembagian SHU.

Pasal 32
Pejabat dapat melaksanakan pemeriksaan apabila Koperasi mendapatkan kredit, pinjaman dan kemudahan-kemudahan serta fasilitas dari pemerintah. Pemeriksaan dimaksud diarahkan kepada pengelolaan dan pemanfaatannya dan sekaligus memberikan bimbingan dan konsultasi.

=========================================================

Anda dapat melihat tulisan lanjutan Contoh Draft AD/ART Koperasi di :

========================================================

Artikle Lain Tentang Koperasi :

========================================================

Anda dapat mendowload ADA/RT Koperasi secara lengkap dalam format Ms Word ADART – Koperasi .

 

11 thoughts on “Contoh Draft AD/ART Koperasi Bagian 7 (Bab 10 – 13)

Tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s