Logo Koperasi

Contoh Draft AD/ART Koperasi Bagian 5 (Bab 7 – 8)


BAB VII
KEWAJIBAN DAN HAK PENGURUS

1. Pengurus berkewajiban :

a. Memimpin organisasi dan perusahaan Koperasi.
b. Mengajukan Rancangan Rencana Kerja serta Rancangan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi.
c. Menyelenggarakan Rapat Anggota.
d. Mengajukan laporan keuangan dan pertanggung jawabkan pelaksanaan tugas.
e. Menyelenggarakan pembukuan, keuangan dan inventaris secara tertib.
f. Memelihara Buku Daftar Anggota dan Pengurus.
g. Mengawasi pelaksanaan wewenang dan kuasa yang dilakukan manager dalam mengelola usaha.
h. Hasil pengawasan tersebut harus dilaporkan kepada Rapat Anggota dan Pemerintah.

2. Pengurus berwenang :

a. Mewakili Koperasi didalam dan diluar pengadilan.
b. Memutuskan penerimaan dan penolakan anggota baru serta pemberhentian anggota sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar.
c. Melakukan tindakan dan upaya bagi kepentingan dan kemanfaatan Koperasi sesuai dengan tanggung jawabnya dari Koperasi Rapat Anggota.

PASAL 13
1. Pengurus bertanggung jawab mengenai segala kegiatan pengelolaan Koperasi dan Usahanya kepada Rapat Anggota atau Rapat Anggota luar biasa.
2. Pengurus tidak menerima gaji, akan tetapi dapat diberikan uang kehormatan menurut keputusan Rapat Anggota.

PASAL 14
1. Pengurus harus segera mengadakan catatan pada waktunya dalam daftar Anggota tentang masuk dan berhentinya anggota.
2. Pengurus harus segera mengadakan catatan pada waktunya tentang mulai dan berhentinya jabatan Pengurus pada buku-buku yang telah ditentukan.
3. Setiap anggota pengurus harus memberi bantuan kepada Pemerintah, Koperasi Jasa Audit dan atau Akuntan publik yang diminta jasanya dalam melakukan tugasnya dan ia diwajibkan untuk memberi keterangan yang diperlukan dan memperlihatkan segala buku, warkat, persediaan barang, alat-alat perlengkapan dan uang Koperasi.
4. Setiap anggota Pengurus harus berusaha agar pemeriksaan sebagai tersebut dalam ayat (3) pasal ini tidak diperlambat baik sengaja atau tidak oleh anggota Pengurus.

PASAL 15
1. Pengurus diwajibkan mencatat setiap kegiatan didalam buku-buku yang telah ditentukan.
2. Pengurus wajib memberitahukan kepada anggota setiap kejadian yang mempengaruhi jalannya Koperasi.
3. Pengurus wajib memberi laporan kepada Pemerintah tentang keadaan serta perkembangan organisasi dan usaha-usahanya sekurang-kurangnya 2 (dua) kali setahun.
4. Pengurus wajib memberitahukan kepada setiap anggota atas segala laporan Pemeriksaan Koperasi.
5. Pengurus diwajibkan supaya ketentuan dalam Anggaran Dasar ini, Anggaran Rumah Tangga, Peraturan Khusus, dan Keputusan Rapat Anggota diketahui dan dimengerti oleh segenap anggota.
6. Pengurus diwajibkan untuk memelihara kerukunan diantara anggota dan mencegah segala yang menyebabkan timbulnya perselisihan paham.
7. Perselisihan yang timbul karena hanya kepentingan khusus Koperasi atau dalam hubungan sebagai anggota harus diselesaikan oleh Pengurus, dengan jalan damai tanpa memihak kepada salah satu pihak.
8. Pengurus harus melaksanakan segala ketentuan dalam Anggaran Dasar ini, Anggaran Rumah Tangga, Peraturan Khusus dan Keputusan Rapat Anggota.

PASAL 16
1. Pengurus baik bersama-sama maupun sendiri-sendiri menanggung kerugian yang diderita Koperasi, karena tindakan yang dilakukan dengan kesengajaan atau kelalaiannya.
2. Disamping penggantian kerugian tersebut, apabila tindakan itu dilakukan dengan kesengajaan, tidak menutup kemungkinan bagi penuntut umum untuk menlakukan penuntutan.

PASAL 17
1. Anggota Pengurus koperasi ini tidak boleh merangkap jabatan Pengurus pada organisasi Koperasi Primer sejenis, kecuali pada Koperasi Tingkat Sekunder.
2. Apabila Anggota Pengurus harian dari Koperasi ini terpilih menjadi Anggota Pengurus Harian Pusat, Gabungan atau Induknya, maka yang bersangkutan harus melepaskan jabatannya selaku Anggota Pengurus Harian dari Koperasi ini.

PASAL 18
1. Setelah tahun buku Koperasi ditutup paling lambat 1 (satu) bulan sebelum diselenggarakan Rapat Anggota Tahunan, Pengurus menyusun laporan tahunan yang memuat sekurang-kurangnya :

  • Perhitungan tahunan yang terdiri dari Neraca Akhir tahun buku yang baru lalu dan perhitungan hasil usaha dari tahun yang bersangkutan serta penjelasan atas dokumen tersebut.
  • Keadaan dan usaha Koperasi serta hasil usaha yang dapat dicapai.

2.a.  Laporan tahunan sebagaimana dimaksud dalam pasal ini di tanda tangani oleh semua Anggota Pengurus.
2.b. Apabila salah seorang anggota pengurus tidak menandatangani laporan tahunan tersebut, anggota yang bersangkutan menjelaskan alasannya secara tertulis.

3. Persetujuan terhadap laporan tahunan, termasuk pengesahan perhitungan tahunan, meruapakan penerimaan pertanggung jawaban Pengurus oleh Rapat Anggota.

BAB VIII
P E N G A W A S

PASAL 19
1. Dalam hal Koperasi mengangkat Manager/Pengelola, maka Pengawas dapat diadakan secara tetap atau diadakan pada waktu diperlukan sesuai keputusan Rapat Anggota.
2. Dalam hal Rapat Anggota memilih Pengawas, maka berpedoman pada pasal 19 ayat (1)

=========================================================

Anda dapat melihat tulisan lanjutan Contoh Draft AD/ART Koperasi di :

========================================================

Artikle Lain Tentang Koperasi :

========================================================

Anda dapat mendowload ADA/RT Koperasi secara lengkap dalam format Ms Word ADART – Koperasi .

 

Tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s